Daily Archives: May 4, 2017

Lokakarya 2017

Lokakarya SMAN 15 Padang TP. 2017-2018
Dalam rangka menghadapi tahun ajaran 2017/2018, SMA N 15 Padang mengadakan Lokakarya dengan tema “Melalui Lokakarya, Kita Tingkatkan Keprofesionalan Pendidik dan Tenaga Kependidikan”. Lokakarya yang diadakan selama 3 hari dibuka tanggal 15 April 2017 oleh Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Bapak Suindra Bachtiar, S. Pd, M.M Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan tentang Adywiyata dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Bapak Dasrul, S. P. Sesi terakhir pada hari pertama Lokarya ditutup oleh Bapak Masril, M. Pd selaku pengawas dan narasumber ke-2 yang memaparkan tentang penerapan adywiyata dalam perangkat pembelajaran.
ok 4
Pada tahun pelajaran 2017/2018 mendatang, SMA Negeri 15 Padang akan melaksanakan Kurikulum Pembelajaran 2013 atau yang dikenal dengan Kurtilas atau Kurikulum 13. Sebenarnya Kurtilas ini sudah pernah dilaksanakan oleh SMA Negeri 15 Padang pada tahun pelajaran 2013/2014 saat semester 1, dimana ketika itu seluruh sekolah diwajibkan melaksanakannya. Pada semester 2, sampai tahun pelajaran 2016/2017 ini, SMA Negeri 15 kembali melaksanakan Kurikulum KTSP. Kembali melaksanakan Kurikulum KTSP ini karena belum memenuhi standar untuk melaksanakan Kurtilas. Alhamdulilah, berkat doa dan usaha seluruh komponen sekolah, Kurikulum 13 bisa dilaksanakan pada tahun ajaran 2017/2018.
Untuk menghadapi Kurikulum 13 ini, pihak sekolah pada hari kedua Lokakarya yang diadakan pada tanggal 26 April 2017 mengundang 3 orang narasumber. Narasumber Sesi I adalah Ibu Yuni Era, S. Pd, M. Si yang memaparkan tentang Kebijakan dan Dinamika Perkembangan Kurikulum 2013. Beberapa poin penting yang dijelaskan oleh Ibu Yuni Era adalah pada Kurikulum 13, kepramukaan diakui sebagai ekstarkurikuler wajib. Hal ini mengandung makna bahwa pendidikan kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial-kultural (reinfocement) perwujudan sikap dan keterampilan kurikulum 2013 yang secara psikopedagogis koheren dengan pengembangan sikap dan kecakapan dalam pendidikan kepramukaan.Ini diatur dalam Permen no. 63 tahun 2014 tentang kepramukaan. Point penting lainnya adalah pelajaran TIK berfungsi seperti guru BK dimana setiap 150 siswa sudah dapta diakui 24 jam pelajaran dengan catatan ada laporan kegiatan, dokumentasi dan diketahui oleh Kepala Sekolah. Selain itu juga dijelaskan tentang lintas minat. Lintas minat artinya sisw yang memilih jurusan MIA atau bidang studi IPA, maka siswa tersebut diwajibkan memilih lintas minat dari jurusan IPS, dan sebaliknya.
Nara sumber ke-2 adalah Ibu Seprah Madeni, M. Pd yang memaparkan tentang Kerangka Pengembangan Kurikulum 2013 Berbasis Kompetensi. Kompetensi yang dimaksud adalah: karakter, numerasi, literasi, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas dan komunikasi. Kompetensi tersebut harus dalam konteks NKRI, demokrasi, keberagaman, SDG, HAM, kualitas hidup dan lingkungan.ok 3
Sesi ke-2 pada hari ke-2 lokakarya ini adalah pelaksanaan pembuatan Perangkat pembelajaran dari kelompok umum (Bahasa Inggris, PAI, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, PJOK, Mulok) didampingi oleh Ibu Seprah Madeni, M. Pd. dari kelompok MIPA (Biologi, Fisika, Kimia, Matematika) didampingi oleh Ibu Yuni Era, S. Pd, M. Si, dan kelompok IPS (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Kewirausahaan) didampingi oleh Ibu Citra Dewi.
Hari ke-3 lokakarya ditutup dengan penyelesaian tugas pembuatan perangkat pembelajaran oleh masing-masing guru sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Akhirnya, penampilan dari masing-masing kelompok di depan ruang majelis guru.
Dari lokakarya yang telah dilaksanakan, banyak manfaat yang diperoleh oleh tenaga pendidik terutama dapat menambah pengetahuan pendidik untuk membuat perangkat pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum 13.
ok 2 ok 4ok 1